Mengulik Rahasia di Balik Pemasangan Paving Block yang Kuat dan Kokoh

Jasa paving block kerap kali dipilih untuk membantu pengerasan jalan maupun halaman rumah. Hal ini karena paving block menjadi salah satu material terbaik guna pelapisan jalan, mengingat bahwa keunggulannya begitu banyak. Namun bagaimana pemasangan paving block bisa kuat dan kokoh agar manfaatnya bisa dirasakan ? Simak ulasan selengkapnya berikut.

Pemasangan Paving Block Agar Kuat dan Kokoh

1. Struktur Lahan yang Padat

Rahasia pemasangan paving block agar kuat, kokoh, bagus, dan rapi dimulai dari persiapan lahan. Dimana lahan atau pondasi yang memiliki struktur padat akan membantu menciptakan pemasangan paving block dengan sempurna. Maka dari itu, pemasangan material ini tidak boleh terburu buru apabila lahan belum siap dengan baik.
Agar memperoleh kondisi dimana lahan memiliki struktur padat, maka area tersebut perlu dibersihkan terlebih dahulu baik dari rumput maupun sampah. Setelah itu tanah juga harus diratakan dari berbagai gundukan dan lubang juga perlu ditutup. Akan tetapi, pastikan bahwa penutupan lubang tidak dilakukan menggunakan pasir alas.

Lalu jika membutuhkan pengurugan, maka hamparkan material urugan terlebih dahulu di atas tanah. Kemudian pemadatan dilakukan menggunakan roller atau memanfaatkan stamper kuda. Apabila paving block ini akan diaplikasikan untuk trotoar, maka kemiringan lahan harusnya 2 persen. Sementara untuk jalan yang dilalui kendaraan sebaiknya 2,5 persen.

2. Menghamparkan Pasir Alas

Mengulik Rahasia di Balik Pemasangan Paving Block yang Kuat dan Kokoh

Anda perlu memastikan bahwa jasa paving block menghamparkan pasir alas sebelum pemasangan material. Karena pasir ini digunakan sebagai alas untuk meletakkan paving, agar lebih rapi dan tidak bergelombang. Dimana pasir yang digunakan sebaiknya merupakan pasir kasar dengan butiran yang maksimal besarnya 9,5 mm.
Tentunya pasir yang digunakan juga harus dalam keadaan bersih dan kering, atau setidaknya kandungan airnya tidak lebih dari 10 persen. Apabila pasir alas sudah tersedia, selanjutnya pasir dihamparkan secara merata dengan ketebalan 5 hingga 6 cm. Untuk mendapatkan ketebalan yang seragam, maka bisa menggunakan alat perata jidar kayu.

3. Beton Pembatas Serta Beton Penyokong

Tahukah anda bahwa beton pembatas serta beton penyokong merupakan salah satu kunci agar paving block tetap tertata rapi ? Pasalnya beton pembatas ini berfungsi menjepit juga menahan agar paving block tidak bergeser ketika menahan beban di atasnya. Dimana beton pembatas ini diaplikasikan di atas beton penyokong apabila menggunakan beton pracetak.
Selain beton pracetak, jasa paving block juga kerap menggunakan beton cor di tempat. Tujuan dari pemasangan di atas beton penyokong yaitu untuk mendapatkan ikatan yang kuat, dari beton pembatas tersebut dengan pondasi sehingga nantinya paving block tidak mudah bergeser meski menerima beban.

4. Pemasangan Satu Arah

Rahasia lain guna memperoleh pemasangan paving block yang rapi serta kuat dan kokoh yaitu harus dipasang satu arah. Dimana pemasangan dimulai dari baris pertama, kemudian terus dilanjutkan hingga garis terakhir. Jika ingin lebih rapi, biasanya digunakan benang pembantu dengan sudut yang tepat berada di beton pembatas.

Jika menanam padi harus searah mundur ke belakang, maka sebaliknya dengan pemasangan paving block. Material ini harus dipasang dengan cara maju ke depan, jadi nantinya pekerja pemasangan akan berdiri di atas paving block yang telah terpasang sebelumnya. Meski begitu, sebenarnya tidak menutup kemungkinan jasa paving block profesional bisa memasangnya dari dua arah.
Pemasangan paving block mungkin terlihat sederhana, ditambah dengan berbagai rahasia seperti di atas yang sudah mulai diketahui secara umum. Kendati demikian, akan sulit jika harus memasangnya seorang diri apalagi pada lahan yang belum rata. Maka dari itu, jasa pasang paving block berkualitas akan sangat membantu anda memperoleh hasil terbaik.

Leave a Comment